
Beni Raharjo lives in Banjarbaru, Indonesia. Interested in Remote Sensing, GIS, Spatial Statistics, Hydrology, Forestry, and Environment
Update
- Blog ini tidak akan diupdate http://t.co/7mDyFfdb 3 weeks ago
- Membuat Sistem Informasi (Kehutanan) http://wp.me/plCsH-vt 6 months ago
- Redesain Kelembagaan menuju Pengelolaan Hutan yang Lestari http://wp.me/plCsH-v3 6 months ago
- @yosimanggar Kini la di DM kalo nak. BM tapi. Enak la di ER makan ini itu tiada henti. 7 months ago
- @yosimanggar Pak Hardi ngajak makan di hotel saja jadi ndak bisa jalan2 sekarang ni. Nak jalan ke mana jua, mangga dua tutup. La Kak Dewi ja 7 months ago
Tag
arcgis
armidale
australia
bahasa inggris
banjarbaru
banjarmasin
data
distance
email
english
Estimation
fakultas kehutanan
folksong
folksongs
gis
ground
hosting
hutan
Indonesia
indonesian
kehutanan
kiaa
kjofol
Linear
map
Medley
mp3
multimedia player
mxd
mysql
Parameters
peta
phpmyadmin
projection
remote sensing
server
skala
SKMA
statistics
UGM
UNE
weibull
wordpress
xampp
yogyakarta


Kata “otomatis” terdengar cukup merdu di telinga. Kata tersebut seperti sebuah obat instan dan manjur untuk semua hal. Demikian halnya juga dalam aplikasi Sistem Informasi Geografis dan disiplin sejenis. Otomatis berarti cepat, tepat, dan akurat. Setidaknya itu lah prespektif saya tentang otomatisasi dalam proses-proses GIS beberapa waktu yang lalu. Digitasi peta adalah salah satu contoh proses yang paling banyak (ingin) dilakukan secara otomatis. Pilih mana antara digitasi manual garis-garis kontur berhari-hari sampai tangan sakit atau cuma klik dan duduk manis menunggu komputer melakukan digitas secara otomatis? 






Komentar Terakhir