raharjo.org

. . . a little space in my mind

Blog ini tidak akan diupdate

Menimbang bahwa sangat merepotkan memiliki lebih dari satu blog pribadi, maka blog ini tidak akan diupdate.

 

Silakan kunjungi www.raharjo.org

Membuat Sistem Informasi (Kehutanan)

Saya cukup sering mendengar institusi-institusi menganggarkan pembuatan Sistem Informasi semisal Sistem Informasi Manajemen Kehutanan (SIMHUT), Sistem Informas Lingkungan, dan lain sebagainya yang kebanyakan ujung-ujungnya adalah website. Apakah membangun sistem informasi itu produknya adalah website? Atau itu hanya sarana untuk gaya-gaya an saja biar kelihatan wah. Tidak punya website ya ketinggalan jaman.

Saya mengamati bahwa ada beberapa kesalahan dalam mendisain dan menjalankan Sistem Informasi dalam institusi sebagai berikut. Baca tulisan ini lebih lanjut

Redesain Kelembagaan menuju Pengelolaan Hutan yang Lestari

Sejak saya masih sekola di bangku sekolah menengah (SKMA Kadipaten 1994 -1997), sudah diajarkan bahwa pengelolaan hutan yang lestari itu harus memiliki pengelola tingkat tapak (site). Saat itu yang digadang-gadang sebagai pengelola tapak adalah HPH, HTI, Perhutani dan Inhutani. Semua serba bagus dan terkontrol. Kita diberitahu bahwa sektor kehutanan adalah penyumbang devisa terbesar setelah migas. Bangga sekali rasanya menjadi (calon) orang kehutanan saat itu. Baca tulisan ini lebih lanjut

Mengapa SKMA?

SKMA (Sekolah Kehutanan Menengah Atas) adalah sebuah sekolah yang aneh. Sekolah ini adalah kejuruan setingkat SLTA yang dulunya berada di bawah Departemen Kehutanan. Ya kira-kira sama dengan pesantren yang berada di bawah naungan Departemen Agama. Saya lulus dari SKMA Kadipaten tahun 1997. Pada saat itu, seluruh Indonesia hanya ada lima SKMA, yaitu SKMA Kadiapten, SKMA Samarinda, SKMA Pekanbaru, SKMA Ujungpandang, dan SKMA Manokwari. Baca tulisan ini lebih lanjut

Otomatisasi Proses GIS

Kata “otomatis” terdengar cukup merdu di telinga. Kata tersebut seperti sebuah obat instan dan manjur untuk semua hal. Demikian halnya juga dalam aplikasi Sistem Informasi Geografis dan disiplin sejenis. Otomatis berarti cepat, tepat, dan akurat. Setidaknya itu lah prespektif saya tentang otomatisasi dalam proses-proses GIS beberapa waktu yang lalu. Digitasi peta adalah salah satu contoh proses yang paling banyak (ingin) dilakukan secara otomatis. Pilih mana antara digitasi manual garis-garis kontur berhari-hari sampai tangan sakit atau cuma klik dan duduk manis menunggu komputer melakukan digitas secara otomatis? Baca tulisan ini lebih lanjut

Mengapa Harddisk Cepat Penuh?

Teman saya, seorang praktisi GIS, mengeluhkan harddisk yang baru saja dibeli sudah penuh sehingga perlu membeli kembali harddisk baru. Para praktisi GIS mungkin banyak berhubungan dengan terabyte data. Namun perlu dilihat kembali apakah benar data tersebut semuanya adalah data berguna atau justru sebagian besar data tidak berguna dan bahkan bisa dikategorikan sebagai sampah. Banyak hal yang menyebabkan data menjadi sangat besar seperti listing berikut ini. Baca tulisan ini lebih lanjut

Pentingnya backup, backup dan backup !!!

Backup hanya akan terasa bernilai saat data hilang atau sistem crash. Ini tidak ubahnya seperti arti kesehatan yang sepertinya hanya bernilai saat kita sakit. Jangan pernah berpikir bahwa data/sistem kita aman 100%. Selama yang merancang adalah manusia, harus disisakan sedikit ketidakpercayaan: data akan hilang atau sistem akan gagal. Jika ini terjadi, backup menjadi  sesuatu yang tidak ternilai harganya. Baca tulisan ini lebih lanjut

SCKPFP: Sharing Literature Hasil Project SCKPFP

South and Central Kalimantan Production Forest Project (SCKPFP) adalah sebuah proyek Departemen Kehutanan dan European Union di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dalam Hal pengelolaan Hutan Produksi. Banyak pihak yang mengatakan bahwa proyek tersebut tidak ada hasilnya dan gagal. Menurut saya, proyek tersebut dicap tidak ada hasilnya karena orientasi si penilai tentang hasil proyek adalah berupa mobil, komputer, peralatan, dan hasil fisik lainnya. Sedangkan yang menyebut proyek tersebut gagal adalah yang menganggap arah dan tujuan proyek tidak sesuai dengan keinginannya. Baca tulisan ini lebih lanjut

Presisi dan Akurasi

Pernah mendengar istilah akurasi dan presisi? Kedua kata tersebut sering digunakan bersama-sama dan bahkan sudah menjadi substitusi satu sama lain. Padahal kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda sehingga tidak dapat digunakan yang mana saja dalam suatu kalimat. Baca tulisan ini lebih lanjut

Skala Peta: Istilah yang Mudah disebut Tetapi Sulit Digunakan

Dalam banyak referensi pemetaan, skala (scale) sering didefinisikan sebagai  perbandingan antara peta (model) dengan dunia nyata yang direpresentasikannya. Skala bisanya berupa perbandingan 1D (jarak) peta dan lapangan. Saya pikir semua orang mafhum arti dari skala. Tetapi, saat diminta menggunakan istilah skala besar dan skala kecil akan banyak yang kebingungan skala yang mana yang lebih besar dan yang mana yang lebih kecil. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.